XL Merger dengan Smartfren

XL Merger dengan Smartfren: Dampak ke Indosat dan Telkomsel. Industri telekomunikasi Indonesia akan mengalami perubahan besar dengan rencana merger antara PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Kedua perusahaan telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tidak mengikat, yang merupakan tahap awal dari proses penggabungan ini. Merger ini diprediksi akan menghasilkan entitas telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia.

Efisiensi Bisnis

Presiden Direktur PT Smartfren Telecom Tbk, Merza Fachys, menyatakan bahwa merger ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional kedua perusahaan, termasuk penggunaan sumber daya manusia, perangkat, dan modal. Contoh efisiensi bisa dilihat dari merger Indosat dan Tri pada 2022, yang menghasilkan peningkatan signifikan dalam laporan keuangan dan operasional.

Dampak pada Industri

Penggabungan XL dan Smartfren akan mengurangi jumlah pemain besar di industri telekomunikasi menjadi tiga: Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan MergeCo (gabungan XL dan Smartfren). Dengan aset gabungan yang bisa mencapai Rp132,73 triliun dan modal sekitar Rp42,17 triliun, MergeCo berpotensi menjadi pemain terbesar kedua setelah Telkomsel.

Kesimpulan

Merger XL Axiata dan Smartfren merupakan langkah strategis yang berpotensi meningkatkan efisiensi dan persaingan sehat di industri telekomunikasi Indonesia, yang pada akhirnya akan menguntungkan konsumen.

You might also like
Tags:

More Similar Posts

Menu